Journal's Info

Buletin Farmatera

Publisher :
Buletin Farmatera Buletin Farmatera

Akreditasi :
-

Website :
Abdominal Compartment Syndrome
Assuyuthi Chalil, Muhammad Jalaluddin

Buletin Farmatera

Buletin Farmatera

Abstract

Abstrak: Insiden dan penyebab Intra-abdominal Hypertension (IAH) dan Abdominal Compartment Syndrome (ACS) adalah penyakit-penyakit yang berkaitan dengan penyakit kritis. Dilaporkan bahwa insiden IAH dan ACS pada populasi yang dirawat pada Intensive Care Unit (ICU) gabungan masing-masing sekitar 32,1% dan 4,2%. Laju kejadian IAH juga telah dilaporkan pada pasien-pasien dengan luka bakar berat yaitu 36,7-70%, 2%-50% pada pasien trauma berat, dan 31,5%-40,7% pada pasien yang menjalani operasi abdominal mayor. ACS meningkatkan risiko terjadinya Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) dan Multiple Organ Failure (MOF) sebesar 40%, dengan laju mortalitas 63-72%. ACS didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana Intra-Abdominal Pressure (IAP) yang bertahan> 20 mmHg (dengan atau tanpa Abdominal Perfusion Pressure (APP) < 60 mmHg) yang dikaitkan dengan terjadinya disfungsi atau kegagalan organ. ACS primer terjadi akibat adanya cedera langsung pada regio abdomen dan pelvik, sedangkan ACS sekunder terjadi tanpa adanya cedera atau kelainan langsung pada abdomen sepertipada syok berat, pemberian cairan yang masif akibat perdarahan, sepsis, capillary leak, atau luka bakar hebat. Metode pengukuran tekanan bladder dikatakan sebagai baku emas dan merupakan pengukuran yang paling dapat dipercaya. Dengan menggunakan sebuah  manometer atau transduser tekanan dan monitor, maka tekanan intravesikal dapat diukur dan dapat digunakan sebagai refleksi IAP.Kata kunci: Abdominal Compartment Syndrome, Intra Abdominal Pressure  Abdominal Compartment SyndromeAbstract:Incidence and cause IAH and ACS are diseases related to critical illness. The reported incidence of IAH and ACS is about 32.1% and 4.2%, respectively, in the mixed intensive care unit (ICU) population. Rates of IAH have also been reported for patients with severe burns (36.7%–70%) and traumatic injuries (2%–50%), and for patients who had major abdominal procedures (31.5%–40.7%). ACS increases the risk of acuterespiratory distress syndrome/multiorgan failure by 40%, mortalityassociated with abdominal compartment syndromeis 63–72%. ACS is defined as a sustained IAP > 20 mmHg (with or without an APP < 60 mmHg) that is associated with new organ dysfunction/ failure. Primary ACS results from direct injury within the abdomen and pelvic region. Secondary ACS develops without direct abdominalinjuries or conditions.Secondary ACS can be seenin patients with severe shock and who have requiredmassive fluid loading due to haemorrhage, sepsis,capillary leak, or major burns.The bladder pressure method is described as the gold standard and is the most reliable measurementof IAP via indirect means.With the use of a manometer or monitoring equipmenta pressure measurement can be achieved toestablish a reflection of IAP.Keyword: Abdominal Compartment Syndrome, Intra Abdominal Pressure

Buletin Farmatera, Vol 2, No 1 (2017): Buletin Farmatera, Buletin Farmatera, Vol 2, No 1 (2017): Buletin Farmatera, 2528-410X, , 2017