MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman

View Archive Info
 
 
Field Value
 
##plugins.schemas.marc.fields.title.name## AL-QUR’AN DAN PLURALITAS: Membangun Kehidupan Masyarakat yang Majemuk
 
##plugins.schemas.marc.fields.creator.name## Marasabessy, Abd. Rahman I.; Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Ternate
 
##plugins.schemas.marc.fields.description.name## Abstrak: Tulisan ini mengkaji konsep pluralisme agama sebagaimana terdapat dalam ayat-ayat al-Qur’an. Semua agama-agama di dunia pada waktu tertentu telah takluk kepada tekanan sekuler dan menundukkan pesan moral-spiritual utama di bawah ambisi politis dan interest komunitas khusus mereka. Al-Qur’an menginfor- masikan bahwa pluralisme agama merupakan sesuatu yang alami (sunnah Allâh), dan manusia diciptakan dalam pluralitas, bahkan jika Tuhan menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, sekalipun secara faktual tidak demikian. Penulis menemukan bahwa pluralisme agama dalam al-Qur’an, bukan saja untuk memberikan kahidupan yang layak intern umat Islam, tetapi lebih dari itu memberikan semangat hidup berdampingan dengan umat lainnya, baik dalam kehidupan keagamaan, kebangsaan, dan kehidupan antar bangsa.Abstract: Al-Qur’an and Plurality: Building Heterogeneous Social Lives. This article studies the pluralism related concepts according to the verses of the Qur’an. All the world religions at a certain time had overruled by secular pressure and had controlled the fundamentals of moral-spiritual message for the sake of the political ambition and interest of their certain communities. The Qur’an informs that religious pluralism is something natural, and humankind is created in plurality, and even if God so Will, He should have created man in a single community, although this is contrary to the fact. The author finds that pluralism according to the Qur’an, does not only cater the proper Muslim lives internally, but, above all, also provide for the spirit of living together with other community both in matters of religious, national and international lives.Kata Kunci: pluralitas, al-Qur’an, masyarakat majemuk
 
##plugins.schemas.marc.fields.publisher.name## State Islamic University North Sumatra
 
##plugins.schemas.marc.fields.contributor.name##
 
##plugins.schemas.marc.fields.date.name## 2016-02-11
 
##plugins.schemas.marc.fields.type.name## info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
##plugins.schemas.marc.fields.format.name## application/pdf
 
##plugins.schemas.marc.fields.identifier.name## http://jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/index.php/jurnalmiqot/article/view/117
 
##plugins.schemas.marc.fields.source.name## MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman; Vol 36, No 2 (2012)
2502-3616
0852-0720
 
##plugins.schemas.marc.fields.language.name## eng
 
##plugins.schemas.marc.fields.relation.name## http://jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/index.php/jurnalmiqot/article/view/117/107
 
##plugins.schemas.marc.fields.rights.name## Copyright (c) 2016 Miqot Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman